Jangan Coba-coba Root Android Kamu, Resiko Tanggung Sendiri

Tips android
Android merupakan Sistem Operasi (OS) yang dikembangkan secara open-source, yang artinya dapat dimodifikasi oleh para penggunanya. Fitur open-source sendiri memiliki banyak kekurangan serta kelebihan. Diantara kelebihannya itu ialah pengguna dapat melakukan tweak ke kernel untuk memaksimalkan kinerja sistem operasi serta dapat mengubah tampilan sesuai dengan keinginan.

Seperti yang dilansir dari Selular.id (18/7/2017) untuk dapat memodifikasi sistem Android, terlebih dahulu pengguna diharuskan untuk melakukan rooting. Pengertian dari proses rooting sendiri adalah memberi hak akses “super user” kepada pengguna ponsel atau mendapat hak akses penuh untuk masuk ke dalam sistem.

Namun, aktivitas rooting juga mempunyai dampak yang negatif, berikut ini dampak dan resiko jika melakukan rooting pada ponsel Android:

1. Sistem Tidak Menerima Upgrade OS Terbaru

Kelebihan yang didapat ketika sudah melakukan rooting memang banyak. Namun, salah satu kerugianya adalah tidak adanya update otomatis terhadap OS yang telah di root. Hal tersebut terjadi karena sistem Android sudah dimodifikasi oleh pihak lain selain produsen atau pengembang. Hal ini tentunya akan merugikan pengguna sendiri karena pembaruan sistem operasi biasanya membawa fitur baru yang lebih bagus dan lebih baik lagi dari sebelumnya.

2. Semakin Rentan dan Mudah Terserang Virus

Virus sejatinya akan mudah menyerang Android yang sudah di-root. Hal tersebut dikarenakan pengguna sudah mengizinkan aplikasi dari luar PlayStore untuk dapat dipasang di ponselnya. Beberapa aplikasi yang terdapat di luar PlayStore biasanya memiliki malware yang dapat menginfeksi dan mencuri data pengguna. Namun, tidak semua aplikasi yang berada di luar PlayStore memiliki malware, tapi sebaiknya hindari pemasangan aplikasi dari luar PlayStore.

3. Garansi Resmi Hilang

Ketika membeli ponsel baru, pastinya akan mendapatkan kartu garansi resmi dari pabrik. Kartu garansi tersebut dapat digunakan untuk menukar ponsel apabila terdapat cacat dari pabrik yang biasanya memiliki masa tenggang selama 1 tahun dari tanggal pembelian. Jika ponsel Android kalian sudah di-root, maka pihak produsen tidak akan menerima bila kalian ingin menukarnya. Karena proses rooting Android bukan standard pabrik yang mana dapat menimbulkan ketidakstabilan sistem.

Comments

Popular Posts